Membaca Tanpa Titik Koma: Rahasia di Balik Kitab Kuning Pesantren
Bayangkan membaca buku tanpa titik, tanpa koma, dan tanpa huruf vokal sama sekali. Bagi santri, itu bacaan sehari-hari.
Coba bayangkan sebuah buku setebal ratusan halaman,...
TULISAN LAINNYA
Bencana Ekologis dan Wacana Mundur Demokrasi Lokal
Kita mengawali tahun baru 2026 dengan duka. Korban banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara pada akhir November 2025 terus...
Santri, Fikih Algoritma, dan Jihad Kurasi
Menjadi santri di tengah industri digital berarti berada di persimpangan antara tradisi yang sakral dan teknologi yang profan. Postulat ini saya dapatkan, sekaligus simpulkan,...
Cinta Tanpa Batas: Rahasia Kesetiaan fans K-Pop pada Idola
Apa yang membuat penggemar (fandom) K-Pop setia? Jawabannya bukan cuma soal vokal, irama, atau visual yang memukau. Kesetiaan penggemar adalah cinta tanpa batas. Mengapa...
LITERASI
Menafsir Sejarah, Membaca Kemanusiaan dalam Kalajengking Bandaran
Ada buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang justru mulai hidup setelah pembaca meletakkannya di atas meja. Kalajengking Bandaran...
KARYA
Puisi-Puisi Akbar M. Salahuddin
Versus
Setelah usang merah dan hitam saling mangsa
dan berbagai cara menua.
Pun berlarut-larut dalam perundingan mengikis usia.
Kita menanam rambut dan jarum di senja yang sama.
Merapal mantra...
Kematian Kuntet
Satu tahun sebelum mati dengan wajah tercabik beling botol bir, suatu malam Kuncoro alias Kuntet mendatangiku dengan semangat dan senyum yang lebih lebar dari...
Joki Karapan Sapi
Dia seorang perempuan yang anggun serta fasih membaca kitab suci. Cita-citanya yang ingin jadi joki karapan sapi membuat orang tuanya terkejut. Namanya Naning, putri...




























































