Menjaga Rantai Sanad: Turots sebagai Jantung Pesantren
Dalam tradisi intelektual Islam, keberadaan seorang guru bukan sekadar penyampai materi. Beliau adalah penyambung rantai keilmuan yang sakral, mata rantai yang mewariskan ilmu dari...
TULISAN LAINNYA
Perjalanan Suci dan Cinta yang Tak Abadi
Suara dengusan kuda berderak-derak, seperti sendawa kasar dan kering dan kehausan. Aku terbangun dari tidur, meraba bekas tubuhmu di sebelah tubuhku yang masih terasa...
Mahatma Gandhi, Sang Bijak dari Timur
Di negeri Timur, tepatnya di negeri dengan julukan Bollywood ada manusia yang dikenal sebagai manusia agung, yakni Mahatma Gandhi. Ia sering dipangil sebagai Mahatma...
Pesantren, Episteme, dan Masa Depan Keindonesiaan
Dalam sebuah program siniar “Menjadi Indonesia” (NU Online) yang menghadirkan Fachry Ali, seorang intelektual publik yang sering disebut sebagai “spesies langka” oleh kolega dan...
LITERASI
Menafsir Sejarah, Membaca Kemanusiaan dalam Kalajengking Bandaran
Ada buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang justru mulai hidup setelah pembaca meletakkannya di atas meja. Kalajengking Bandaran...
KARYA
Puisi-Puisi Akbar M. Salahuddin
Versus
Setelah usang merah dan hitam saling mangsa
dan berbagai cara menua.
Pun berlarut-larut dalam perundingan mengikis usia.
Kita menanam rambut dan jarum di senja yang sama.
Merapal mantra...
Kematian Kuntet
Satu tahun sebelum mati dengan wajah tercabik beling botol bir, suatu malam Kuncoro alias Kuntet mendatangiku dengan semangat dan senyum yang lebih lebar dari...
Joki Karapan Sapi
Dia seorang perempuan yang anggun serta fasih membaca kitab suci. Cita-citanya yang ingin jadi joki karapan sapi membuat orang tuanya terkejut. Namanya Naning, putri...




























































